Dari kejauhan suara khas stasiun terdengar nyaring pertanda kereta api akan lewat….
“Alhamdulillah kereta Ciujung dari arah timur yang dateng, pastilah keretaku, serpong express belum dateng, kalopun udah pasti berangkatnya setelah si ciujung meninggalkan pondok ranji..”(hatiku berbisik)
………”””Kereta ….. jalur …. Aman, silahkan berangkat””” kata petugas stasiun di TOAKnya
Lho-lho kok baru dateng langsung berangkat lagi Ciujung, eit bukan sebuah kereta KRL express mulai merayap ke arah timur meninggalkan Pondokranji…. “Ya ALLAH mudah2an itu Sudirman yang kesiangan jalannnya”, dengan langkah santai aku menuju loket dan menyiapkan uang 10ribuan, kan kutebus 1 tiket Serpong Express saat itu juga,…
Lho-lho kok pada pindah antrian ke loket kereta ekonomi, I fell not good, oh noooo mbak-mbak ini kenapa di sini, mbak-mbak yang hampir selalu naik Serpong Express, duh “I loss my train, Serpong is gone, he has been gone early today””” terpaksa lah aku beli tiket ekonomi KRD 1.500 perak only, Alhamdulillah lumayan bisa sarapan hari ini
Selang beberapa menit….””””… kereta ekonomi jurusan tanah abang-kampung bandan-stasiun senen saat ini berangkat Sudimara,…””” informasi dari petugas stasiun memecah riuhnya orang2 yang menunggu kereta datang.
“Alhamdulillah, insyaALLAH aku nggak telat, nggak kena potong tunjangan,…. Hurayyyyy!!!!”
Lho-lho, kereta dari arah barat datang, dari kejauhan dah kelihatan lampu kereta yang terang biyanget.. Tapi kok perasaanku nggak enak, di pinggir lokomotipnya bianyak orang bergelantungan, semakin dekat, semakin dekat, duhhh, yang di atas kereta aja sebanyak itu, yang di pintu juga bianyak gitu, mau ngganthol dimana diriku….
Ke belakang ajalah, siapa tahu aku beruntung ada free space buat tubuh mungilku…(He he he, boong dah agak gemukan!!!) “””Susah mas, penuh kayak gini””” kata bapak2 yang di pintu…
Segera ku berlari ke pintu lain di depan yang terlihat beberapa penumpang keluar dari sana,…. Alhamdulillah sepertinya dapet free space, dengan agak berdesak-desakan aku bisa masuk juga, haduhhh sempitnya “”” Mas-mas masuk lagi aja, desak aja, masih banyak yang mau naik””” Whatzzz??? Sudah kejepit badan orang2 di sekitarku masih harus masuk lagi??!!!! Woke lah Pak, kita sama2 berkepentingan….
Kereta ini, sepenuh ini, sepanas ini,…. Serpongku aja nggak sepenuh ini, dingin lagi,….
Maaf ya bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mas, mbak-mbak dan adik2 sekalian, hari ini saya mengurangi 1 free space kereta kalian, kereta yang udah over overload itu harus menampung badanku,…….
Inilah kejamnya ibukota, masyarakat urban di pinggiran kota, tangan2 kasar kalian membangun kota industri ibukota, pusat mode fashion dan teknologi di negeri ini, tiap hari menjadi penduduk sementara ibukota, dengan upah minimum untuk mencukupi kebutuhan…
Kereta ini tumpuan kalian, kereta ini harapan kalian untuk mengais rejeki, bersabarlah, mudah2 an perbaikan transportasi di negeri ini segera terwujud,…. Maafkan saya!!!!!
Kamis, 09 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar